Rasakan Keunikan Bersama MITRA

cf5

Bimbingan MITRA dalam kegiatan Pakariang di kegiatan yang diselenggarakan oleh Child Fund

Keluhan tentang minimnya pengalaman serta aplikasi pendidikan yang di tekuni terkadang menjadi tengisan tersendiri bagi mereka yang kurang peka terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi yang dihadapi sekarang ini. Hambatan pengalaman serta kurangnya fasilitas pendukung mengakibatkan ketidaktahuan tentang informasi – informasi berbobot dan membangun.

Keunikan Assosiasi Mahasiswa Indonesia Timur Relasi Asing (MITRA), menjadi perhatian tersendiri bagi mereka yang sudah merasakan kebersamaan dengan MITRA yang membawa mahasiswa di Indonesia Timur melewati pengalaman serta kretifitas yang baik dan mampu bersaing secara lokal, nasional dan internasional. Ini terbukti dari cara MITRA mengajak mahasiswa untuk belajar dari international perspective. Kekompakan serta informasi yang cukup memadai sangat memfasilitasi mahasiswa serta menjadi tantangan untuk bisa berkembang serta mampu mengaplikasikan kemampuan diri sehingga tercipta persaingan yang sehat.

Secara organisasi, assosiasi MITRA mengemas tiga program utama yang sekaligus menjawab pertanyaan, bagaimana mungkin? bagaiamana bisa ? Program yang pertama adalah yang bersifat international yang mana setiap mahasiswa di tuntut untuk bisa membangun hubungan secara international, yang kedua adalah MITRA Green Movement, yang menjawab keluhan pemanasan global dengan penanaman pohon dengan mengadakan kerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerintah, dan yang ketiga adalah MITRA Mengajar yang mana mengajak setiap mahasiswa untuk bisa membagikan pengatehuan serta pengalaman actual kepada masyarakat biasa maupun sekolah. Sesuai dengan pengalaman dan observasi, MITRA Mengajar membawa dampak yang cukup baik dalam perkembangan pendidikan Indonesia.

Beberapa hasil observasi saya menunjukan bahwa, Pendidikan dalam Era Globalisasi menuntut setiap orang untuk memiliki kemampaun yang tinggi sehingga dapat menandingi tantangan Era yang serba modern. Hal ini terbukti dari laju pendidikan di daerah perkotaan yang semakin memperkuat persaingan baik itu itu dalam bentuk competisi ataupun kreatifitas yang menjadi obyek perhatian masyarakat dan pemerintah. Namun dalam perjalananya kualitas pendidikan Indonesia khususnya pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami kekurangan dalam berbagai hal. Itu artinya bahwa telah terjadi ketimpangan dalam perkembangan pendidikan.

mt2

Kegiatan MITRA Mengajar di area pesisir Pantai Oesapa

Secara geografis NTT adalah provinsi kepulauan yang memiliki banyak daerah baik itu kabupaten/kota dan juga daerah yang masih minim akses dan pendidikan dalam hal ini daerah terpencil. Laju perkembanagan pendidikan NTT harus merujuk pada daerah terpencil sehingga dapat meningkatkan kulaitas pendidikan di NTT karena tidak mungkin pendidkan NTT hanya dilihat dari laju percepatan dan perkembanagan peserta didik dalam kota propinsi.

Kualitas pendidikan di NTT harus dilihat dari kualitas peserta didik yang berada di daerah terpencil. Ruangan yang tidak memadai, fasiliatas sekolah yang tidak lengkap, peserta didik yang memiliki mental yang tidak sehat namun memiliki rasa hormat dan attitude yang baik. Kebanyakan sarjana yang lulus dari perguruan tinggi lebih memilih untuk mengabdi di dalam kota di banding dengan daerah terpencil yang peserta didiknya di bombing oleh guru honor yang berijasah SMA dan hal tersebut lebih banyak terjadi pada sekolah dasar sehingga peserta didik tidak memilki dasar materi yang kuat dalam menghadi era globalisasi memaksa manusia untuk memeiliki kemampuan yang tinggi dan dapat bersaing di tingkat international. Mengapa hal ini bisa terjadi? karena proses pemberdayaan peserta didik di daerah isolasi sanagtlah kecil kemungkinannya sehingga kebanyakan siswa sekolah dasar kelas III belum mampu membaca atau menghitung dengan baik.

Hal –hal tersebut diatas perlu menjadi evaluasi serta bagi MITRA untuk memikirkan cara-cara ampuh dalam membangun pendidikan di NTT. MITRA Kincir Angin perlu di sebarluaskan agar lebih banyak anak – anak didik yang kompetitif. Berbagai hal bisa kita buat untuk menunjukan bahwa kita cukup mampu untuk NTT. Kerja keras dan kerjasama menjadi hal penting dalam mewujudkan visi dan misi bersama. Menjadikan NTT yang luar biasa. Salam

Ananias Besh

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s